Tech

Proyek Terowongan Elon Musk di Las Vegas Tak Sesuai Ekspektasi

Jingga Irawan

Posted on April 10th 2021

Sambutan luar biasa diperuntukkan bagi CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk, ketika ia pertama kali mengeluarkan idenya untuk membangun terowongan di bawah tanah. Dan, ketika itu proyek tersebut digadang akan menjadi jalur transportasi futuristik super cepat. Sehingga dapat membantu manusia memangkas waktu bepergian dan menjadi solusi kemacetan.

Ide luar biasa itu Musk salurkan melalui Boring Company. Sebuah perusahaan proyek konstruksi dan infrastruktur milik Musk yang berdiri sendiri. Salah satu proyek Boring Company saat ini adalah pembangunan terowongan bawah tanah di Las Vegas Convention Center.

Awalnya, proyek tersebut diharapkan dapat membawa hasil yang besar. Namun, CNET memberitakan, sementara ini jalur tersebut tampak mengecewakan. Hal itu terungkap ketika Boring Company mengundang media lokal Vegas untuk melihat kemajuan proyek tersebut.

Menurut tweet dari Mick Akers, reporter lokal untuk Review Journal, pembuatan terowongan tetap menjadi hal yang paling mengesankan tentang proyek ini, dengan kedua terowongan mulai digali sepenuhnya pada beberapa bulan lalu. Tetapi ada beberapa hal teknis tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Proyek ini diharapkan dapat dilalui mobil self-driving dengan sendirinya karena modifikasi jalan dan roda khusus, menempatkan badan mobil pada jalur yang mirip seperti monorel. Dan dijanjikan bahwa jalur bawah tanah tersebut dapat mengangkut 4.400 orang per jam dalam 62 armada kendaraan.

Namun, undangan media lokal tersebut hanya mengajak para media untuk mengendarai Tesla Model 3 dalam terowongan dengan kecepatan 35 mph (56km/jam). Ini jauh dari kecepatan 150 mph (241 km/jam) yang dijanjikan. Di mana dengan kecepatan itu seharusnya dapat mengubah waktu perjalanan dari 15 menit menjadi perjalanan dua menit.

Menurut Akers, selama menunjukkan percobaan tersebut, mobil juga harus dikemudikan. Bahkan, tidak ada kabar tentang kendaraan van -dengan 12 tempat duduk- yang dijanjikan Musk bahwa fungsinya dapat membawa lebih banyak penumpang. Boring Company juga tidak membagikan informasi terbaru tentang prosedur teknis jalur tersebut.

Tentu saja, penduduk Las Vegas ramai-ramai menghujat Elon Musk dalam postingan Mick Akers. Sebagian besar mengatakan bahwa pembangunan tersebut adalah hal yang sia-sia karena sama saja dengan jalan raya pada umumnya. Proyek itu sendiri menghabiskan dana yang tidak sedikit, sekitar USD 52,5 juta atau setara dengan Rp 770 miliar.(*)

Related Articles
Tech
Siapa yang Bakal Untung Maksimal Ketika Terjadi EV Boom?

Tech
Kenalin Lucid Motors, Pesaing Tesla yang Dikembangkan Mantan Anak Buah Elon Musk

Tech
Awas! Tesla Cari Postingan Buruk Media Sosial Tentang Elon Musk dan Perusahaan