Current Issues

Minggu Depan Ramadan, Aman Nggak Ya Kalau Divaksin Saat Puasa?  

Dwiwa

Posted on April 9th 2021

 

Program vaksinasi massal telah diluncurkan pemerintah Indonesia sejak pertengahan Januari lalu. Hingga Kamis (8/4) pukul 18.00 WIB, Kementerian Kesehatan mencatat sudah ada 9.374.089 orang yang mendapat satu dosis suntikan dan 4.697.369 yang sudah mendapat suntikan kedua.

Program ini pun akan terus dilakukan sampai target 181,5 juta orang Indonesia mendapatkan vaksinasi penuh. Tapi jelang bulan Ramadan ini, tentu banyak dari kita yang bertanya-tanya tentang keamanan dan boleh atau tidak divaksin selama puasa.

Tidak perlu khawatir, suntik vaksin saat berpuasa ini aman kok guys. Para ahli kesehatan mengatakan jika mendapatkan suntikan vaksin ketika sedang puasa tetap aman.

“Vaksin dalam puasa Ramadan tentu aman saja, sama seperti vaksinasi di bulan biasa,” ujar Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Yoga Aditama seperti dilansir Antara.

Selain itu, kalian juga tidak perlu khawatir jika vaksinasi akan membatalkan puasa. Sebab, para dokter muslim maupun ulama sepakat jika vaksin tidak termasuk dalam hal yang membuat puasa batal. Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah mengeluarkan Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada Saat Berpuasa.

Dalam fatwa tersebut, disebutkan jikainjeksi intramuskular (suntik) tidak membuat puasa batal. Hukum memperoleh suntikan vaksin juga boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya.

Mereka bahkanmerekomendasikan kepada pemerintah untuk tetap melakukan vaksinasi selama bulan Ramadan. Meski begitu, disarankan agar vaksinasi dilakukan malam hari karena jika siang dikhawatirkan membahayakan masyarakat yang berpuasa karena fisik yang lemah.

Tetapi dilansir dari BBC, Dr Farzan Hussain, senior GP dari The Surgery Project di London timur, mengatakan melakukan suntikan pada siang hari tidak perlu dihindari. Sebab, ini bukan termasuk dalam nutrisi.

“Quran mengatakan menyelamatkan nyawa adalah hal paling penting. 'Menyelamatkan satu kehidupan adalah menyelamatkan seluruh umat manusia’. Ini merupakan tanggung jawab setiap Muslim yang melaksanakan untuk mengambil vaksin mereka,” ujarnya.

Ditambah lagi, vaksin akan lebih manjur ketika seseorang berpuasa. Hal ini diungkap oleh Kepala Laboratorium di Fakeeh University Hospital Dubai, Dr Palat Menon. Dia bahkan akan menganjurkan orang-orang untuk mendapatkan vaksin Covid-19 saat berpuasa.

Dua alasannya adalah orang tidak boleh melewatkan kesempatan divaksin karena takut efek samping dan respon imun akan meningkat dua kali lipat saat orang berpuasa.

“Sebuah fakta bahwa ketika orang berpuasa 12 jam, entah karena agama atau tujuan medis, makrofag di sistem imun bekerja lebih cepat, membersihkan semua puing atau sel yang sakit atau mati dan racun juga. Proses ini disebut autophagy dan selama periode ini sistem imun menjadi sangat sensitif dan efektif,” ujarnya.

Tetapi jika kalian takut dengan efek sampingnya, Dr Gunjan Mahajan menyarankan untuk mendapatkan vaksin jelang waktu berbuka.

“Jika memungkinkan, orang yang takut menderita efek samping dapat memilih beberapa jam sebelum buka puasa untuk disuntik, dilanjutkan istirahan dan kemudian memulihkan energi saat puasa berakhir untuk hari itu,” ujarnya.

Nah, jadi sudah jelas yah. Mendapat suntikan vaksin saat berpuasa itu tidak membatalkan dan justru lebih bermanfaat yah. Jadi jangan lagi ragu untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 jika jadwal giliran kalian di bulan Ramadan. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Vaksin mRNA Moderna Tiba di Indonesia, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Penerima

Current Issues
Antisipasi Pandemi Berikutnya, Moderna Rencanakan Vaksin untuk 15 Patogen

Current Issues
Inggris Sarankan AstraZeneca Tidak Untuk Usia di Bawah 30 Tahun