Current Issues

Mutasi Virus Corona Eek Muncul di Indonesia, Selalu Patuhi Protokol Kesehatan

Dwiwa

Posted on April 7th 2021

Kasus pertama dari mutasi baru virus corona yang dikenal dengan nama varian Eek telah dilaporkan pemerintah Indonesia pada Selasa (6/4). Varian baru yang diketahui telah menyebar di Jepang ini disebut bisa menurunkan perlindungan vaksin.

Dilansir dari Reuters, varian baru ini berisi mutasi E484K yang juga ditemukan pada varian yang pertama diidentifikasi di Afrika Selatan dan Brasil. Mutasi E484K ini diketahui lebih menular dibanding varian awal dari corona.

Julukan Eek sendiri diberikan karena kemampuannya menghindari kekebalan alami dari infeksi Covid-19 yang terjadi sebelumnya. Ini juga mengurangi perlindungan yang ditawarkan oleh vaksin yang ada.

Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa satu kasus varian telah pulih dan tidak menginfeksi kontak dekat.  Dia menambahkan bahwa vaksin yang saat ini tersedia di Indonesia bisa menangani mutasi.

Namun Herawati Sudoyo, wakili drektur penelitian fundamental di Institut Eijkman yang didanai pemerintah, yang mengkhususkan diri dalam biologi molekuler medis dan bioteknologi, mengatakan kemampuan vaksin untuk menahan mutasi belum ditentukan.

Meski baru diumumkan, tetapi kasus mutasi Corona Eek didapat dari hasil tes spesimen yang dilakukan pada Februari 2021. Menurut laporan dari Kemenkes, individu yang terinfeksi tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri sehingga kasus terjadi secara lokal.

Waduh, makin banyak aja nih varian Covid-19 yang muncul di Indonesia. Meski vaksin saat ini sudah semakin banyak digunakan, tetapi kemunculan virus baru ini mempertegas jika protokol kesehatan tetap harus dijalankan dengan ketat. Jadi ingat selalu untuk memakai masker, menjaga jarak,  dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau dengan hand sanitizer yah. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Studi: Varian Covid-19 Inggris Tidak Separah yang Ditakutkan

Current Issues
Ilmuwan: Varian Covid-19 Brasil Tak Cuma Lebih Menular Tapi Juga Picu Reinfeksi

Current Issues
Ahli Penyakit Menular AS Peringatkan Covid-19 Bisa Bermutasi Jadi Lebih Menular