Tech

Apakah Data Facebook Kalian Juga Ikut Bocor? Begini Cara Mengeceknya

Dwiwa

Posted on April 7th 2021

 

Kebocoran data dari lebih dari 533 juta pengguna Facebook telah dilaporkan pada minggu lalu. Data pengguna Facebook dari 160 negara yang bocor ini pun telah menyebar di internet. Sejumlah data tersebut termasuk nama lengkap, lokasi, ID Facebook, alamat e-mail, hingga nomor telepon.

Dilansir dari The Irish Times, Facebook mengatakan jika kebocoran data ini terjadi pada 2019. Mereka menyebut kerentanan yang dieksploitasi saat itu sudah diperbaiki. Tetapi sekali datanya bocor, sulit bagi Facebook untuk mengontrol siapa saja yang bisa memiliki akses.

Kebocoran data ini, terutama nomor telepon, sangat memprihatinkan mengingat data ini biasanya digunakan untuk layanan otentikasi dua faktor atau untuk mengatur ulang kata sandi untuk akun online. Pemilik data yang bocor telah mengalami peningkatan panggilan spam, terutama di Amerika Serikat.

Meski kebocoran data disebut sudah terjadi pada 2019 lalu, berita ini menjadi perbincangan hangat karena pada Sabtu, data tersebut muncul online secara gratis. Ini berpotensi mengekspos ratusan juta pengguna ke berbagai spammer dan scammer.

Laporan selama akhir pekan mengatakan data ini tersedia di forum peretasan. Jadi, siapa saja yang memiliki keterampilan data dasar bisa memiliki akses.

Lalu bagaimana caranya kita mengetahui apakah data kita termasuk di antara yang bocor? Karena data bisa diakses oleh siapa saja, kalian juga bisa mengunduh salinan database yang beredar online. Tetapi karena ukurannya mencapai 20 GB, kalian membutuhkan ruang penyimpanan dan jaringan internet yang bagus untuk bisa mengunduhnya dengan cepat.

Tetapi untungnya, ada cara lain yang lebih mudah. Kalian bisa mengecek apakah data pernah bocor dengan HaveIBeenPwned.com. Situs ini telah diperbarui dengan kebocoran data Facebook. Jadi selain bisa mencari kebocoran data lewat e-mail, kalian juga bisa menggunakan nomor telepon.

Kalian bisa memasukkan nomor telepon lengkap dengan kode negara dalam kotak pencarian. Misalnya untuk Indonesia, alih-alih menggunakan 081 000 000 000 kalian harus memasukkan 628 000 000 000 sesuai dengan kode negara. Kemudian tinggal klik pwned? dan akan terlihat apakah data kalian bocor atau tidak.

Nah, sebagai tambahan agar data kalian lebih aman, ingat untuk selalu waspada dalam memberikan informasi pribadi secara online. Data yang saat ini dibagikan secara online dapat digunakan untuk kejahatan dengan menargetkan pemiliknya sebagai korban penipuan. Selain itu, waspadai aktivitas tidak biasa di akun online. (*)

Related Articles
Tech
Update! Instagram Hilangkan Limit Durasi Video Live, Plus, Bisa Diarsipkan

Tech
400 Giga Data Startup Tiongkok Ini Bocor, Terdapat Jutaan Akun Pengguna Medsos

Tech
Kini Lebih Mudah Temukan File di WhatsApp dengan Advanced Search