Interest

Prank April Mop Pergantian Nama Volkswagen Jadi Voltswagen di AS Menuai Kritik

Jingga Irawan

Posted on April 1st 2021

Volkswagen Amerika Serikat telah membuat publik heboh. Pasalnya, perusahaan asal Jerman itu mengumumkan pernyataan resmi pergantian nama menjadi ‘Voltswagen’, yang kemudian dikonfirmasi sebagai kesalahan publikasi dan harusnya adalah bagian dari April Fool’s Day atau April Mop.

Pergantian itu muncul, Senin, (29/3) setelah rilis berita diposting sebentar di situs web perusahaan Volkswagen dan kemudian menghilang. Padahal, beberapa raksasa berita, termasuk The Associated Press, USA Today, CNBC dan The Washington Post, telah melaporkan siaran pers sebagai berita asli yang telah dikonfirmasi langsung oleh pihak Volkswagen.

Volkswagen mengakui bahwa mereka telah mengeluarkan rilis berita palsu yang mengatakan bahwa mereka telah mengubah nama anak perusahaannya di AS menjadi ‘Voltswagen of America’ dalam upaya untuk melucu dan agenda mempromosikan kendaraan listrik baru milik perusahaannya.

"The Associated Press berulang kali diyakinkan oleh Volkswagen bahwa anak perusahaannya di AS merencanakan perubahan nama, dan melaporkan informasi itu, yang sekarang kami tahu tidak benar, kami telah mengoreksi cerita kami dan menerbitkan yang baru berdasarkan pengakuan perusahaan. Ini dan setiap informasi palsu yang disengaja melukai jurnalisme yang akurat dan kepentingan publik,” kata  Lauren Easton, juru bicara Associated Press.

Media lain seperti USA Today, juga sebelumnya melakukan konfirmasi pada pihak perusahaan. Dan salah satu reporternya diyakinkan oleh pihak Volkswagen, Mark Gillies, bahwa pergantian nama tersebut adalah hal yang serius bukan sebuah bercandaan.

“Perusahaan menggunakan pengumuman palsu ini sebagai cara untuk memanipulasi reporter yang dihormati dari outlet berita terpercaya untuk mendapatkan perhatian untuk kampanye pemasaran mereka, kami kecewa karena perusahaan akan memilih jenis pemasaran yang tidak jujur ​​ini,” kata Chrissy Terrel juru bicara USA Today.

Setelah menyampaikan informasi palsu sehari sebelumnya, Mark Gillies berterus terang pada Selasa (30/3). Namun, media-media di AS kompak memberitakan tentang strategi pemasaran yang buruk itu pada publik.

"kami tidak bermaksud menyesatkan siapa pun. Semuanya hanyalah tindakan pemasaran untuk membuat orang berbicara (tentang model kendaraan listrik baru),” kata juru bicara Volkswagen di Jerman, dikutip dari Associated Press.(*)

Related Articles
Interest
Coronavirus Lumpuhkan Industri Otomotif Dunia

Tech
Beralih ke Listrik, Mulai 2035 VW Setop Jual Mobil Berbahan Bakar Fosil di Eropa

Current Issues
Eropa Pimpin Pasar Mobil Listrik Dunia, tapi Diprediksi Tak Lama. Kenapa?