Current Issues

Trump Bakal Bikin Platform Media Sosial Sendiri Setelah Akun Twitternya Diblokir

Jingga Irawan

Posted on March 22nd 2021

Presiden Amerika Serikat Ke-45 Donald Trump bakal segera menggunakan "platform" sendiri untuk kembali aktif di media sosial. Hal itu dilakukan setelah akun Twitter, Facebook dan Snapchatnya di-banned karena dinilai menghasut kerusuhan di gedung U.S Capitol pada 6 Januari lalu.

Dilansir dari The Guardian, penasihat Trump, Jason Miller, mengatakan kepada Fox News, bahwa presiden memang telah beristirahat dari media sosial untuk sementara waktu. Akan tetapi, ia juga menambahkan bahwa Trump bakal segera kembali muncul di media sosial dalam waktu dekat.

"Saya pikir kita akan melihat Presiden Trump kembali ke media sosial mungkin sekitar dua atau tiga bulan di sini dengan platform-nya sendiri," katanya dikutip dari The Guardian, Senin (22/3).

"Dan saya pikir itu akan menjadi hal paling menggemparkan di media sosial, serta akan memulai ulang permainan, semua orang juga akan menunggu dan menonton untuk melihat apa yang sebenarnya dilakukan oleh Presiden Trump. Tapi itu akan menjadi platform-nya sendiri," lanjutnya.

Namun sejauh ini Miller tidak dapat menjelaskan lebih lanjut ketika ditanya mengenai pengembangan platform media sosial yang dimaksud. Ia hanya meyakini ketika langkah itu dimulai, tentu bakal langsung menjadi trend. Bahkan, Miller mengklaim platform Trump dapat menarik jutaan pengikut untuk bergabung.

Setelah kehilangan akun Twitter-nya, Trump relatif diam dan tidak muncul ke publik. Saat ini ia diketahui tinggal di Mar-a-Lago di Florida. Meskipun demikian, Miller juga menyatakan bahwa banyak anggota kongres dan senator yang masih berpihak pada Trump.

Sebelum masa jabatannya habis, Trump dimakzulkan untuk kedua kalinya, tapi kemudian dibebaskan. Hal itu yang memberinya kesempatan untuk mencalonkan diri dan mendominasi jajak pendapat mengenai calon dari Partai Republik pada pemilu tahun 2024 mendatang. (*)

Related Articles
Current Issues
Facebook, Twitter, Snapchat dan YouTube Kompak Batasi Aktvitas Medsos Trump

Current Issues
Belum Satu Bulan Diluncurkan, Blog Donald Trump Ditutup

Current Issues
Masih Tak Terima Diblokir, Donald Trump Tuntut Facebook, Twitter, dan Google