Current Issues

Tiongkok Semakin Tekan Alibaba, Kali Ini Ingin Bongkar Bisnis Media Jack Ma

Jingga Irawan

Posted on March 16th 2021

Alibaba secara perlahan berusaha untuk menguasai media di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tampaknya langkah perusahaan yang dipimpin oleh Jack Ma tersebut membuat pemerintah Tiongkok tidak senang.

Menurut laporan Wall Street Journal, otoritas Tiongkok telah memerintahkan Alibaba untuk melepaskan beberapa aset medianya karena mereka khawatir akan pengaruhnya atas opini publik di Negeri Tirai Bambu. Mengingat, Alibaba memperlihatkan ke publik bahwa mereka sangat sensitif dengan kebijakan Pemerintah Tiongkok.

Perluasan bisnisnya ke industri media masuk dalam pengawasan pemerintah ketika perusahaan memutuskan untuk membeli South China Morning Post (SCMP) tahun 2015 lalu. SCMP merupakan sebuah surat kabar berbahasa inggris tersohor yang berbasis di Hongkong.

Selain SCMP, Alibaba juga memiliki saham di Weibo, sebuah platform media sosial yang mirip dengan Twitter. Kemudian, raksasa teknologi itu juga memiliki saham di Bilibili, sebuah situs video yang poluler di kalangan anak muda.

Titik kekhawatiran pemerintah mulai tumbuh ketika Weibo telah menghapus sejumlah postingan tentang skandal seorang eksekutif Alibaba, Fan Jiang, pada Juni lalu. Setelah kejadian tersebut, regulator Tiongkok menegur Weibo karena telah menghilangkan informasi yang telah membentuk opini publik tanpa identifikasi lebih lanjut.

Ditakutkan di masa depan perusahaan mungkin dapat leluasa memanfaatkan investasinya dalam perusahaan media untuk memengaruhi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak mengguntungkan.

Sebelumnya, otoritas Tiongkok menghentikan penjualan umum pertama saham (IPO) senilai USD 34 miliar yang dilakukan oleh Ant Group, anak perusahaan Alibaba hanya dua hari sebelum penjadwalan. Kemudian, Pemerintah Tiongkok juga melakukan penyelidikan terhadap praktik bisnis Alibaba karena tuduhan anti-kompetisi.(*)

Foto: AFP/Ludovic Marin

Related Articles
Current Issues
Hilangnya Jack Ma Sudah Diprediksi Sejak 2015. Ada Apa?

Current Issues
Setelah Tiga Bulan Menghilang, Jack Ma Muncul Dalam Video Singkat

Current Issues
Kehidupan Warga Tiongkok Pasca Lockdown Bergantung pada Label Hijau Ini