Tech

Setelah Ford, Kini Giliran Volkswagen Siap Saingi Tesla

Jingga Irawan

Posted on March 16th 2021

Foto: Euronews/Ronny Hartman/AFP

Volkswagen sukses menggelar VW Power Day 2021 pada Senin (15/3). Ini acara yang mirip dengan Tesla Battery Day tahun lalu. Tujuannya sama, yakni memamerkan teknologi terbaru dan rencana perusahaan di masa depan terkait dengan mobil listrik.

Dalam acara yang menarik perhatian penggemar mobil listrik tersebut, Volkswagen mengaku telah bersiap untuk membangun enam pabrik baterai di Eropa hingga memasang 18 ribu jaringan stasiun pengisian daya secara luas pada 2025.

Mereka bakal bermitra dengan BP (British Petroleum). BP kabarnya juga menawarkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) miliknya untuk diubah dan digunakan sebagai EV charging.

Seperti Tesla, Volkswagen telah menyadari bahwa orang tidak akan membeli mobil listrik kecuali stasiun pengisian daya tersedia lebih banyak. Selain menjamin ketersediaan energi EV dengan memasang ribuan jaringan pengisian daya di Eropa, Volkswagen akan memasang 3.500 titik pengisian cepat di Amerika Serikat dan 17 ribu di Tiongkok.

"Transformasi kami akan lebih besar dari apa pun yang telah dilihat industri pada abad yang lalu," kata Herbert Diess, kepala eksekutif Volkswagen, dikutip dari The New York Times, Selasa (16/3).

Dan yang lebih menarik perhatian adalah, pembuat mobil asal Jerman tersebut berjanji bakal memangkas biaya baterai hingga 50 persen pada akhir 2030. Serta, dapat menghemat waktu pengisian menjadi 12 menit. Dengan demikian, biaya operasional mobil listrik menjadi lebih murah.

Foto:  The Verge/Amelia Holowaty Krales

VW Power Day dilaksanakan berdekatan dengan peluncuran SUV milik Volkswagen, ID.4, di Amerika Serikat. Mobil itu merupakan generasi pertama EV yang dirancang dari 0. Selain Mustang Mach-E milik Ford. 

ID.4 juga dipandang sebagai penantang serius bagi dominasi Tesla dalam pasar mobil listrik. Sementara itu, tahun lalu VW berhasil menjual 56 ribu model hatchback listrik-nya, ID.3.

Beberapa lembaga pengamat menempatkan VW berada persis di belakang Tesla dalam teknologi kendaraan listrik, salah satunya UBS (Union Bank of Switzerland). Tesla memang memimpin dalam teknologi baterai dan perangkat lunak. Tetapi, UBS memuji Volkswagen untuk platform mobil listriknya, termasuk kekuatan sasis, kinerja motor, dan komponen lain yang berfungsi menggerakkan kendaraan.

Menurut UBS, platform Volkswagen sangat efisien dan cukup fleksibel untuk mengakomodasi berbagai tipe bodi seperti SUV, hatchback atau sedan crossover. Volkswagen adalah produsen mobil terbesar di Eropa dan terbesar kedua di dunia setelah Toyota, tidak heran jika perusahaan yang berbasis di Wolfsburg tersebut memiliki kemampuan unggul dalam pembuatan platform kendaraan. (*)

 

Related Articles
Tech
"EV Boom" Bikin Dunia Butuh Lebih Banyak Listrik

Tech
Volkswagen Mulai Bangun Pabrik Baterai EV Tahun Depan

Tech
Siapa yang Bakal Untung Maksimal Ketika Terjadi EV Boom?