Tech

Bos Twitter Lelang Twit Pertamanya Senilai Rp 35 Miliar, Buat Apa Orang Beli?

Jack Dorsey jual twit pertamanya sebagai NFT

Kezia Kevina Harmoko

Posted on March 11th 2021


(Mengandung gambar dari Reboot.)

Kita memang hidup di era digital, hampir segala hal berbasis teknologi. Tapi, pernah nggak terpikirkan kalau kita bisa jual dan beli twit dari Twitter dan menjadikannya investasi? Yup, ternyata itu bukan lagi hal yang aneh lho. Pencipta Twitter, Jack Dorsey, melelang twit pertamanya di media sosial buatannya dan hasilnya akan didonasikan. 

Lah, memangnya kalau kita beli twit, bisa dibuat apa? Twit yang dibeli juga gak bisa kita edit atau berubah pengunggahnya. Twit tersebut bakal tetap jadi apa-adanya. Tapi, yang kita beli adalah sertifikat kepemilikan twit tersebut. Istilahnya kita itu beli benda koleksi.

Kalau biasanya benda koleksi itu ada wujudnya, sertifikat kepemilikan twit berbentuk koleksi digital—atau disebut NFT (Non-fungible Tokens). Jadi secara fisik memang tak terlihat, tapi punya nilai. Dibandingkan benda koleksi pada umumnya, NFT punya kelebihan gak bisa hilang, rusak, atau dipalsukan.

Nah, kepemilikan tersebut bisa jadi investasi, apalagi kalau twitnya berusia tua, diunggah oleh orang terpandang, atau punya cerita menarik. Kan pasti banyak orang yang pengin jadi pemilik twit itu juga, biar bisa bangga gitu. Nah, dari situ harganya bisa naik atau turun. Bisa dijual lagi juga. Jual dan belinya pakai Bitcoin ya.

Twit yang dijual Dorsey adalah twit pertamanya di platform Twitter. Diunggah pada 22 Maret 2006, saat itu Dorsey hanya berkata, “Just setting up my twttr.” Terlihat ‘begitu doang’, tapi punya nilai sejarah karena itu twit pertama si bos Twitter. Mangkanya sertifikat kepemilikannya ditawar sampai 2,5 juta USD (sekitar Rp 35,9 miliar). Gila.

Tangkapan layar twit @jack yang dilelang

Dilansir dari Twitter-nya, Dorsey berkata bahwa lelang twitnya itu akan ditutup pada 21 Maret mendatang. Hasilnya bakal jadi Bitcoin dan langsung disalurkan untuk donasi Give Directly wilayah Afrika untuk menanggulangi Covid-19 di sana.

Menawar twit dilakukan di v.cent.co. Semua twit dari akun publik (bukan private) bisa di-bid. Misalnya kamu tertarik sama twit dari akun tertentu, tinggal salin link twit lalu tempel di web tersebut. Tinggal masukkan penawaran kamu deh. Kalau si pemilik twit menyetujui tawaran, twitnya jadi milikmu.

Kamu juga bisa beli twitmu sendiri sih... siapa tahu pengin punya sertifikat kepemilikan twit sendiri. Siapa tahu di masa depan ada yang mau beli. Siapa tahu.

Di luar itu, Twitter lagi uji coba untuk fitur Undo Send, biar kita bisa berpikir ulang untuk mengunggah twit atau gak jadi. Selain itu, media sosial satu ini juga ingin mendorong bisnis lebih berkembang dengan fitur e-commerce. (*)

Artikel Terkait
Entertainment
The Weeknd Luncurkan Karya Audio dan Visual dalam Bentuk NFT, Laku Rp29 Miliar

Tech
Bos Twitter Jack Dorsey Mengaku sedang Mencoba Menambang Bitcoin

Tech
Bos Twitter Bakal Bikin ‘Dompet’ Fisik Khusus untuk Bitcoin