Tech

Startup Asal Belanda Kembangkan Drone Otonom untuk Basmi Hama Tanaman

Jingga Irawan

Posted on March 8th 2021

Foto: Associated Press

Seorang pemilik bisnis selada asal Belanda, Rob Baan, telah memanfaatkan teknologi canggih untuk melindungi tanaman produksinya yang ditempatkan di rumah kaca dari serangan hama. Baan menggunakan drone otonom dari sebuah perusahaan rintisan pengembang sistem kendali drone, PATS Indoor Drone Solutions.

Seperti drone pada umumnya, benda tersebut pada dasarnya dapat terbang ke mana pun. Hanya saja dilengkapi dengan teknologi pintar dan kamera khusus yang berkemampuan memindai udara di sebuah ruangan kaca.

Saat hama seperti ngengat terdeteksi, drone langsung membunuh dan menghancurkannya di udara menggunakan rotor yang melekat pada tubuh UAV (Unmanned Aerial Vehicle) tersebut.

"Jadi drone akan melihat ngengat terbang, ia tahu di mana, dan kemudian drone mengarah ke lokasi ngengat," kata Kepala Teknis PATS Kevin van Hecke, dikutip dari Associated Press, Senin (8/3).

Ngengat adalah hama berupa serangga terbang yang dapat menelurkan ulat. Bahayanya, ulat tersebut bisa memakan daun-daun hasil panen. Sementara, Baan sendiri tidak ingin membunuh hama dengan disinfektan kimia karena sangat berbahaya bagi hasil produksinya.

Baan juga sudah puas dengan hasil kerja teknologi kembangan PATS. Ia mengungkapkan bahwa sistem kendali drone tersebut cukup pintar untuk membedakan antara serangga yang menguntungkan dan merugikan. Seperti halnya, serangga ladybug yang sangat bermanfaat untuk melawan kutu daun.

"Jadi mereka harus membunuh yang jahat, bukan yang baik. Karena ada serangga baik yang bermanfaat," kata Baan.

Sebagaimana dilaporkan oleh Associated Press, sistem drone otonom tersebut awalnya merupakan gagasan mantan mahasiswa dari Universitas Teknik di Delft, Belanda. Ia memikirkan ide menggunakan drone untuk membunuh nyamuk-nyamuk yang berdengung di ruangan kamarnya pada malam hari.

PATS juga masih dalam tahap menyempurnakan teknologinya. Mereka nantinya diharapkan dapat menciptakan drone otonom dalam jenis yang beragam. Tidak hanya untuk industri perkebunan, tetapi juga kebutuhan sehari-hari keluarga di rumah.

"Ini masih merupakan produk pengembangan, tapi kami memiliki hasil yang sangat bagus. Kami menargetkan ngengat dan kami mengeluarkan ngengat setiap malam secara otonom tanpa campur tangan manusia," kata CEO PATS Indoor Drone Solutions Bram Tijmons. (*)

Artikel Terkait
Tech
Pemenang Lelang Tiba-Tiba Tunda Terbang Bersama Blue Origin. Kenapa Ya?

Tech
Minimkan Interaksi, Pengiriman Vaksin Covid-19 Ghana menggunakan Drone

Tech
Keren, Peneliti Jerman Kembangkan Drone untuk Cari Orang yang Butuh Pertolongan