Entertainment

Taylor Swift Ungkap Lirik Favoritnya di Album ‘Folklore’ yang Punya Makna Dalam

Berkaitan sama sosok sosialita bernama Rebekah Harkness

Kezia Kevina Harmoko

Posted on March 4th 2021

(Foto: Evan Agostini/Invision/AP/Shutterstock)

Swifties, apa nih lirik favorit kamu dari karyanya Taylor Swift? Mungkin banyak banget ya karena jumlah lagu yang dirilis penyanyi satu ini juga nggak main-main. Tapi, Taylor ternyata punya lirik yang punya tempat tersendiri di hatinya—lirik di lagu The Last American Dynasty.

Lagu urutan ketiga di album Folklore tersebut menceritakan kisah hidup seorang Rebekah Harkness, sosialita era 50-an. Hubungan pelantun Love Story dengan sosialita tersebut memang melintasi generasi, namun mereka berdua terhubung karena beberapa hal.

Rebekah Harkness (Foto: Keystone-France/Getty Images)

Yang pertama, Taylor membeli hunian milik Harkness yang berada di Pulau Rhode. Taylor menamainya Holiday House. Yang kedua, mereka sama-sama berani menentang lingkungan yang seringkali nggak adil memandang wanita.

”Aku bangga banget sama lirik ’She had a marvelous time ruining everything’ dari The Last American Dynasty karena itu adalah apa yang terjadi ketika wanita keluar dari batasan-batasan mereka dan lari,” ujar perebut enam nominasi Grammy tahun ini itu pada People.

”Ketika wanita memiliki keinginan dan kegilaannya sendiri, lingkungan bakal menganggapnya gak pantas. Aku suka banget sama ide wanita bisa terlalu bahagia dalam kebebasan mereka sampai-sampai gak peduli lagi sama pandangan aneh orang-orang di kota. Gagasan ia tahu ada momen berharga yan bisa ia dapat itu keren banget,“ lanjut Taylor.

Rebekah Harkness bisa dibilang seorang bangsawan yang berani menentang norma yang saat itu berlaku. Ia bukan orang yang anggun dan tunduk pada segala sopan-santun yang harus diemban sebagai seorang wanita.

Namun, ”wanita sepertinya“ menikah dengan William Harkness, anak dari pemilik perusahaan minyak yang kaya raya. Kota tempat ia tinggal terheran-heran, terlebih karena wanita tersebut sudah pernah bercerai sebelumnya. Nah, Holiday House yang dimiliki Taylor adalah rumah pasangan tersebut tinggal untuk menjalani pernikahan mereka.

Holiday House (Foto: Pricey Pads)

Menggambarkan kegilaan Nyonya Harkness, Taylor melantunkan lirik, “There goes the maddest woman this town has ever seen / She had a marvelous time ruining everything."

Menyatukan cerita Rebekah Harkness dengan dirinya, Taylor menyanyikan lirik twist di bagian bridge. “Fifty years is a long time/ Holiday House sat quietly on that beach/ Free of women with madness/ Their men and bad habits, and then it was bought by me.”

Lirik tersebut seakan menyebut bahwa segala pandangan aneh yang diterima sosialita tersebut juga dialaminya di masa saat ini. Penyanyi kelahiran 31 tahun lalu ini memang terkenal vokal mengenai ketidakadilan gender, seperti yang baru-baru ini ia lakukan pada serial Netflix berjudul Ginny & Georgia.

Nah, itu dia lirik favorit Taylor dari album kejutannya, Folklore. Hanya berselang beberapa bulan setelah merilis album tersebut, penyanyi satu ini merilis album Evermore. Belum lagi rilisnya Love Story (Taylor’s Version) dan album Fearless versi rekaman ulang yang masih akan datang. Produktif banget deh. (*)

Related Articles
Entertainment
Taylor Swift Rilis Album ‘Folklore’ Tiba-Tiba, Bikin Fans Kaget Setengah Mati

Entertainment
Gaun Taylor Swift di Grammy Awards Robek, tapi Gak Ada yang Sadar

Entertainment
Taylor Swift Jadi Wanita Pertama yang Tiga Kali Rebut Album of The Year Grammy