Tech

Volvo Berencana Hanya Jual Mobil Listrik Mulai 2030

Jingga Irawan

Posted on March 3rd 2021

Volvo menyatakan komitmennya untuk memproduksi seluruh jenis mobil hanya menggunakan tenaga listrik. Hal ini akan diwujudkan mulai 2030 mendatang. Langkah tersebut dimaksudkan untuk mempercepat penghentian penggunaan kendaraan BBM.

Perusahaan yang dimiliki oleh Zhejiang Geely Holding Group, Tiongkok tersebut juga akan menerapkan sistem penjualan online untuk semua model EV-nya.

"Untuk tetap sukses, kami membutuhkan pertumbuhan yang menguntungkan. Jadi daripada berinvestasi dalam bisnis yang menyusut, kami memilih untuk berinvestasi di masa depan, listrik dan online. Kami sepenuhnya fokus untuk menjadi pemimpin dalam segmen listrik premium yang berkembang pesat,” kata Hakan Samuelsson, CEO Volvo, dikutip dari Autocars.

Ambisi Volvo tersebut sudah dimulai sejak peluncuran mobil listrik pertamanya pada 2019 lalu, yakni XC40 Recharge P8. Perusahaan Swedia itu juga baru saja memulai pengiriman model tersebut ke Inggris. Volvo optims bahwa Undang-Undang setiap negara untuk zero-emission dan perluasan infrastruktur pengisian daya listrik bakal meningkatkan permintaan pelanggan.

Tahun lalu, Volvo berencana mengubah seluruh unitnya menjadi EV dalam 20 tahun ke depan. Dengan target awal pada 2025, membuat setengah dari seluruh penjualan mobilnya adalah EV. Dan setengahnya akan dibuat plug-in Hybrid. Namun, perusahaan kemudian mempercepat komitmennya menjelang perilisan XC40 model baru.

Perusahaan juga telah mengkonfirmasi akan meluncurkan versi full EV dari XC90, yang dijadwalkan keluar tahun depan. Mereka juga sedang menyiapkan kemungkinan pengembangan versi EV dari tipe XC60. Model-model tersebut selama ini dikenal sebagai jajaran mobil premium di Eropa.

"Tidak ada masa depan jangka panjang untuk mobil dengan mesin pembakaran internal," kata Henrik Green, chief technology officer Volvo. Keyakinan Volvo itu bertambah berkat Uni Eropa yang saat ini mempersiapkan berbagai kebijakan baru untuk penggunaan mobil listrik

Volvo juga akan berencana mengadopsi sistem penjualan online dengan tujuan menyederhanakan model pembelian. Namun, tetap saja dealer masih akan sangat terlibat dalam proses jual-beli terhadap konsumen. Perusahaan tetap bakal menawarkan test drive, pengiriman, dan servis. (*) 

Related Articles
Tech
Saingi Gigafactory Tesla Di Eropa, Volvo Produksi Baterai Bareng Northvolt

Tech
6 Tahun Lagi Harga Mobil Listrik Lebih Murah Dibanding Kendaraan BBM

Tech
Tesla Buka Stasiun Pengisian Daya untuk EV Merek Lain Akhir Tahun Ini