Current Issues

Lagi Ngetren Kalung Tali Masker, Aman Nggak Sih?

Dwiwa

Posted on February 26th 2021

Jika kalian menonton beberapa acara di televisi maupun berbagai konten di media sosial, pasti sering melihat para artis maupun influencer yang mengenakan kalung tali yang dikaitkan dengan masker.

Penggunaan aksesoris tambahan ini dimaksudkan agar penyimpanan masker lebih mudah ketika tidak digunakan, misalnya saat sedang makan. Dengan adanya kalung tali, tidak perlu repot menyimpan masker, karena saat dilepas akan menggantung di dekat dada.

Tapi, apakah ini merupakan cara yang benar dan aman? Ternyata, cara ini justru berpotensi menimbulkan kontaminasi loh. Pasalnya, masker yang digantung dileher ini akan terpapar dengan udara terbuka yang membuat higienitas masker berkurang.

Padahal, dalam upaya mengurangi risiko paparan virus Covid-19, higienitas masker menjadi hal yang sangat penting. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan jika memakai kalung tali masker sebenarnya berpeluang mengurangi higienitas.

Menurut Wiku, masker bagian dalam sudah tekontaminasi droplet saat berbicara atau batuk maupun udara hasil hela napas yang kotor. Melepas masker dan mengalungkannya di dada  justru akan menjadi salah satu sumber infeksi untuk orang-orang di sekitar penggunanya.

“Kedua hal ini dapat menjadi sumber infeksi bagi orang sekitarnya, maupun terpapar droplet dan aerosol dari lingkungan dan dapat terhirup dan dapat menjadi sumber infeksi bagi pemakaiannya,” jelas Wiku.

Sementara itu, dokter Adam Prabata, kandidat PhD bidang Medical Science di Kobe University dalam salah satu unggahannya di Instagram juga menyinggung soal ini. Dalam unggahannya, kalung masker ini meningkatkan kenyamanan sehingga membuat pengguna masker bertambah.

Tetapi di sisi lain, dokter yang aktif memberi edukasi di media sosial ini juga mengungkapkan hal senada dengan Wiku. Ada risiko droplet menempel di bagian dalam masker yang digantung. Selain itu, ada pula risiko masker menempel ke pakaian sehingga terjadi kontaminasi silang.

Lalu bagaimana cara menyimpan masker yang benar saat tidak digunakan? Baik Wiku maupun Adam sama-sama mengungkap jika untuk menyimpan sementara masker yang sudah digunakan adalah dengan menggunakan kantong yang kering dan breathable.

Kantung ini bisa terbuat dari bahan kertas seperti paper bag atau kantung maupun tas dari bahan kain jala (mesh fabric bag) kemudian ditutup rapat. Adam juga menuliskan jika kedua kantung itu tidak ada, sementara bisa disimpan di saku baju atau celana.

Nah, jadi begitu ya guys. Masker memang telah terbukti menurunkan risiko terpapar Covid-19, tetapi dengan catatan penggunaannya dilakukan dengan benar loh. (*)

Related Articles
Current Issues
Kapan Harus Pakai Masker Dobel? Metode Lain Apa Lagi yang Recomended?

Current Issues
Sebelum Suntik Vaksin, Lakukan Dua Hal Ini Agar Respon Imun yang Muncul Maksimal

Current Issues
Apakah Memakai Dua Masker Lebih Baik Dalam Melindungi Diri Dari Covid-19?