Tech

Misi Penjelajahan Perseverance NASA Alami Kemajuan Pesat Saat Tiba di Mars

Jingga Irawan

Posted on February 19th 2021

Planet Mars kini kedatangan robot baru. Dilansir dari BBC pada Jum’at (19/2) Badan antariksa Amerika (NASA) telah berhasil mendaratkan penjelajah Perseverance di cekungan luas yang disebut Jezero, sebelah utara ekuator planet, wilayah Isidis Planitia.

Robot beroda enam itu bakal menghabiskan waktu selama setidaknya dua tahun ke depan untuk menggali bebatuan dan mencari tahu tentang kehidupan masa lampau. Sebab, Jezero dipercaya pernah menjadi tempat danau raksasa miliaran tahun lalu. Dugaannya, jika terdapat air kemungkinan juga ada kehidupan.

Perseverance sukses mendarat di permukaan Mars pada 18 Februari 20.56 UTC atau 19 Februari 03.56 WIB. Untuk proses pendaratannya, pesawat luar angkasa itu turun dengan kecepatan lebih dari 20.000 kilometer per jam. Pesawat itu kemudian memperlambat kecepatannya menjadi 3 kilometer per jam.

Para insinyur dalam misi ini melompat kegirangan saat tahu konfirmasi pendaratan dilakukan dengan aman. "Kabar baiknya adalah pesawat ruang angkasa itu, menurut saya, dalam kondisi sangat baik," kata Matt Wallace, wakil manajer proyek misi Perseverance.

Kebahagiaan itu berlanjut saat robot penjelajah mengirimkan dua foto penampakan di Mars. Foto itu diambil oleh kamera rekayasa resolusi rendah. Dalam gambar, terlihat debu menutupi penutup lensa tembus pandang yang masih terpasang, tetapi permukaan datar di depan dan di belakang robot penjelajah masih dapat terlihat.

Kenapa Jezero Begitu Populer?

Jezero memiliki lebar empat puluh lima kilometer. Namanya sendiri berasal dari sebuah kota di Bosnia-Herzegovina. Dalam beberapa bahasa Slavia, kata "jezero" memiliki arti "danau". Jezero memiliki berbagai jenis batuan, termasuk lempung dan karbonat. Para ilmuwan mengharapkan ada molekul organik yang akan mengisyaratkan keberadaan kehidupan di sana. 

Selain itu, Jezero yang dianggap pernah menjadi tempat air menjanjikan penjelajah dapat menemukan mikroba yang membatu. Sebab, air adalah satu bahan penting kehidupan. Perseverance juga memiliki seperangkat instrumen yang akan memeriksa semua formasi ini secara men-detail, hingga ke tingkat mikroskopis.

Mendarat di Mars bukan sesuatu yang mudah.Tidak semua negara yang telah melakukan percobaan ke Mars dapat sampai dengan sempurna. Meskipun NASA telah beberapa kali andil dalam penelitian di Planet Merah, mereka dinilai sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan hingga publikasi. (*)

Related Articles
Interest
Sampel Batuan Mars Isyaratkan Planet Punya Air untuk Waktu yang Lama

Tech
Titik Awal UEA Observasi Mars Berhasil Diwujudkan Lewat Pengorbitan Hope Probe

Tech
Robot Penjelajah Zhurong Milik Tiongkok Terlihat Bergerak Jalankan Tugas di Mars