Lifestyle

Ini Loh Akibatnya Kalau Tiap Hari Malas Jalan Kaki

Dwiwa

Posted on February 17th 2021

 

Semenjak pandemi Covid-19, banyak orang telah terjebak di rumah karena kasus Covid-19 yang terus meningkat. Anjuran untuk di rumah saja demi menekan penyebaran Covid-19 banyak dimaknai orang-orang dengan perubahan gaya hidup kurang gerak. 

Sebuah studi pada November 2020 yang dipublikasikan di Annals of Internal Medicine mengungkap dalam 30 hari pertama pandemi saja, ada penurunan 27,3 persen dalam jumlah rata-rata langkah yang diambil pada 455.404 subyek penelitian yang berasal dari dari 187 negara.

Padahal, jika kita malas untuk berjalan kaki dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan aktivitas yang kurang gerak, ada dampak besar loh bagi kesehatan. Dilansir dari Eat This, Not That!, berikut beberapa dampak buruk yang bisa terjadi jika kalian malas untuk berjalan kaki setiap hari.

 

1. Tidak berumur panjang

Duduk sepanjang hari bisa berarti lebih dari sekadar kesehatan yang buruk, tetapi ini juga memperpendek umur. Menurut sebuah studi pada 2019 yang dilakukan European Society of Cardiology, perilaku kurang gerak selama periode 20 tahun menggandakan risiko kematian dini seseorang.

Tetapi perubahan kecil saja, seperti berjalan kaki setiap hari atau lebih sering berdiri, dapat membantu. Dalam studi pada 2012 yang diterbitkan BMJ Open, para peneliti menemukan bahwa mengurangi duduk menjadi di bawah tiga jam sehari dapat meningkatkan harapan hidup seseorang sebanyak dua tahun.

 

2. Risiko penyakit jantung melonjak tajam

Jika ingin kesehatan jantung terjaga selama bertahun-tahun, berjalan-jalan setiap hari adalah cara yang bagus untuk memulai. Dalam sebuah studi pada 2012 yang diterbitkan di The Lancet, para peneliti menemukan bahwa ketidakaktifan secara fisik berkontribusi pada sekitar 6 persen kasus penyakit jantung global.

 

3. Kalian mungkin lebih berisiko terkena kanker payudara

Sekitar 1 dari 8 wanita dan 1 dari 833 pria beresiko menderita kanker payudara. Tidak melakukan olahraga harian, seperti jalan-jalan biasa, dapat meningkatkan risiko.

Menurut tinjauan penelitian tahun 2011 yang diterbitkan dalam Recent Results in Cancer Research, penulis studi menemukan bahwa wanita yang paling aktif secara fisik yang diteliti memiliki risiko 25 persen lebih rendah terkena kanker payudara dibanding mereka yang jarang melakukan aktivitas fisik.

 

4. Lebih rentan terkena diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2, penyakit yang menyerang lebih dari 30 juta orang Amerika, sering kali bisa dicegah melalui modifikasi gaya hidup, tetapi perilaku kurang gerak dapat menyebabkan risiko diabetes tipe 2 melonjak tajam.

Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam World Journal of Diabetes menemukan bahwa berjalan kaki hanya 30 menit sehari mengurangi risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 sebanyak 50 persen.

Sebaliknya, meta analisis pada 2014 yang diterbitkan dalam Medicine and Sport Science mengungkapkan bahwa perilaku kurang gerak dapat menyebabkan risiko seseorang terkena penyakit tersebut meningkat sampai 112 persen.

Jadi, sudah siap untuk hidup lebih sehat dengan rutin berjalan kaki? (*)

Related Articles
Current Issues
Peneliti Terbaru di Kanada: Masker Tak Ganggu Pernapasan Saat Olahraga

Current Issues
Jangan cuma Rebahan, Gerak Yuk. Kata WHO, Segini Minimal Waktu Aktivitas Fisik

Current Issues
Sebelum Suntik Vaksin, Lakukan Dua Hal Ini Agar Respon Imun yang Muncul Maksimal