Tech

Maksimalkan Pembayaran Digital, Tesla Investasi USD 1,5 Miliar Bitcoin

Jingga Irawan

Posted on February 9th 2021

Tesla mengumumkan segera berinvestasi sekitar USD 1,5 miliar dalam Bitcoin, Senin, (8/2). Dilansir dari CNBC, dalam pengajuan pada Securities and Exchange Commission, tujuan Tesla mengambil langkah ini adalah mendorong diversifikasi pembayaran dan memaksimalkan pengembalian dalam bentuk non tunai.

Pembuat mobil listrik yang dipimpin oleh Elon Musk itu juga mengungkapkan strategi baru untuk bentuk investasinya dalam mata uang digital, sehingga perusahaan memiliki "aset cadangan alternatif" lain. Hal ini serupa dengan langkah perusahaan MicroStrategy.Inc yang Agustus lalu juga berniat menggunakan kelebihan neraca perusahaan untuk berinvestasi pada mata uang digital.

Tesla juga telah menyatakan akan mulai menerima pembayaran Bitcoin untuk pembelian produk mereka. Secara otomatis, hal ini bakal menjadikan Tesla sebagai produsen mobil pertama dalam konteks menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Kabar bahwa Musk tertarik pada Bitcoin sebenarnya sudah lama terdengar. Dua minggu lalu, ia menuliskan tagar #bitcoin ke bio Twitter-nya. Sebuah langkah kecil yang ternyata menaikkan 20 persen harga uang digital itu. Dua hari kemudian, dalam obrolan di media sosial Clubhouse, Elon Musk juga berkata "Saya pada saat ini berpikir Bitcoin adalah hal yang baik, dan saya adalah pendukung Bitcoin."

Tesla yang berbasis di Palo Alto, California tersebut melaporkan laba bersih tahunan pertamanya pada 2020 dan sahamnya yang terus melonjak. Hal itu menjadikannya Tesla sebagai pabrikan mobil paling "berharga" di dunia. Tesla bergabung dengan indeks saham S&P 500 -sebuah indeks yang disusun berdasarkan 500 perusahaan dari pasar terbesar- terakhir tahun lalu dan saat ini bernilai lebih dari USD 820 miliar.

"Langkah ini dapat memberikan lebih banyak momentum (keuntungan) ke dalam saham Tesla karena lebih banyak investor mulai menghargai eksposur Bitcoin atau crypto perusahaan sebagai bagian dari penilaian keseluruhan," kata Dan Ives, pengamat pasar saham dari Wedbush Securities

Tetapi para kritikus menyatakan langkah ini juga sangat berisiko bagi perusahaan jika tidak dalam penanganan yang tepat. Sementara itu, harga Bitcoin melambung menjadi USD 44.000 setelah adanya kabar bahwa Tesla mulai tertarik dalam Bitcoin. (*)

Related Articles
Tech
Peduli Lingkungan, Tesla Tak Lagi Terima Pembayaran EV Pakai Bitcoin

Tech
Elon Musk dan 'Penambang' Bitcoin Berkomitmen Atasi Masalah Kripto

Current Issues
Tiongkok Keluarkan Aturan untuk Cegah Penyalagunaan Data Pengguna Mobil Pintar